Pages

Senin, 05 Mei 2014

DeviantArt


      

            1.      Sejarah
DeviantArt dimulai sebagai sebuah situs yang terhubung dengan orang-orang pengguna aplikasi computer yang dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan dan selera pengguna, dengan kata lain “penyimpangan” aplikasi dari desain aslinya. Seiring dengan perkembangan situs tersebut kemudian anggotanya secara umum dikenal dengan “deviants” dan kiriman atau karya seni dengan sebutan “deviations”.

DeviantArt pertama kali diluncurkan pada 7 Agustus 2000 oleh Scott Jarkkoff, Matt Stephens, dan Angelo Sotira, dengan komposisi pendiri yang cukup lengkap. Yaitu Scott berperan sebagai programmer pengembang yang harus bisa bijak dari sisi programming dan komunitas, Matt sebagai seniman yang mencari tahu apa yang dibutuhkan para artist itu, dan Sotira sendiri mengurusi aspek bisnis dan hukum deviantART sebagai sebuah perusahaan. Sotira mengaku modal awal deviantART cuma US$ 15 ribu. Namun sebenarnya secara resmi DeviantArt didirikan tahun 2001, delapan bulan setelah peluncuran. DeviantART, Inc berkantor pusat di kawasan Hollywood Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Selain member versi tak berbayar (gratis), DeviantART juga memiliki model keanggotaan premium alias berlangganan (subscription model) yang memungkinkan anggota premium memiliki fitur-fitur spesial seperti interface yang lebih bersih (tanpa iklan), browser tanpa iklan, kemampuan mengakses lebih banyak modul pada halaman pengguna, fitur untuk membuat polling, aneka tools untuk kustomisasi, dan sebagainya. Singkatnya, bisa beroleh lebih banyak fasilitas dibandingkan versi gratisannya. Anggota premium diharuskan membayar US$ 29,95 per tahun atau pilihan lainnya bulanan sebesar US$ 4,95.

Pada Maret 2013, situs ini terdiri lebih dari 25 juta anggota, dan lebih dari 246 juta pengiriman, dan menerima sekitar 140.000 kiriman per hari. Selain itu, pengguna deviantART mengirimkan lebih dari 1,4 juta "favorit" dan 1,5 juta komentar harian. The domain deviantart.com menarik setidaknya 36 juta pengunjung setiap tahunnya pada tahun 2008, menurut sebuah studi Compete.com. Pada Juli 2011 , DeviantArt adalah jejaring sosial terbesar ke-13 dengan 3,8 juta kunjungan mingguan. 


            2.     Konsep Dasar
DeviantART merupakan sebuah art network yang memungkinkan untuk mengekspresikan dan berbagi karya dengan orang lain, karya dapat berupa Photo atau Gambar maunpun Animasi bergerak (biasanya file berekstensi .GIF). Selain itu DeviantArt juga adalah sebuah social media, dimana kita dapat berkomunikasi dengan berbagai ragam pencinta karya seni dan penciptanya, mulai dari seni grafis tradisional hingga modern, dari amatir hingga profesional. Kita juga dapat memanfaatkan fasilitas e-mail, chatting, chat room, hingga group community. Kita juga bisa mengkomentari hasil karya artis lain, mengunduh, atau mengfavoritkan hasil karya mereka. Profil kita di sana juga bisa kita setting sesuai selera kita. Bahkan, kita juga bisa menjual atau membeli hasil karya 100% original dari anggota DeviantART.

           3.      Teknologi
  • Menggunakan teknologi OEmbed API (application programming interface) yang memungkinkan untuk menampilkan konten dari DeviantART
  • Kemudian menggunakan RSS API yang memungkinkan pengguna untuk mengambil / mengunduh konten dari DeviantART
  • Untuk meng-upload, memodifikasi, dan mengelola konten pengguna dilakukan pada platform Sta.sh
  • Menggunakan teknologi OAuth 2.0.
  • DeviantART bekerja dengan berbagai teknologi dari classic LAMP
  • Layout berbasis CSS (ada tabel HTML)
  • Kita bisa memberikan access_token sebagai header HTTP atau sebagai bidang POST HTTP.
  • Secara khusus,  DeviantART mendukung Media RSS yang berguna ketika melakukan pencarian
  • Tersedia sebuah pusat pesan yang melacak dan menyoroti interaksi masyarakat
  • Galeri untuk foto, karya seni, dan video
  • Personalized, profil blingable
  • Subdomain default (yourname.deviantART.com)
  • Ikon avatar berukuran kecil 50x50 dalam bentuk persegi
  • Emoticon crowdsourced
  • Gambar thumbnail dengan bayangan
  • Tools untuk komentar dalam gambar



           4.      Kelebihan dan Kekurangan

          Kelebihan DeviantArt, antara lain:
  • Memudahkan penggunanya untuk sharing karya seninya;
  • Dapat mengunduh karya seni secara gratis, tanpa perlu takut melakukan pelanggaran hak cipta (menyangkut Creative Commons ( CC ) lisensi);
  • Sebagai sarana mencari inspirasi untuk membuat karya seni;
  • Dapat berinteraksi dengan pengguna di seluruh dunia tanpa harus menjadi teman;
  • Sering mengadakan live events, diantaranya DeviantArt Summit, DeviantArt world tour, deviantMEETs, dan company interest from elsewhere;
  • Setiap member bisa membuat jurnal DevUser disebut Devious Journal Entry, yang berguna untuk karir dimasa depan. Misalkan, ada sebuah sekolah yang sedang mencari guru lukis dan tertarik ketika melihat jurnal kita;
  • Setiap hasil karya yang telah diunggah disitus ini akan mendapatkan sebuah hak cipta resmi oleh karena itu anda dapat menjual hasil karya tersebut dan mendapatkan keuntungan (menyangkut Creative Commons ( CC ) lisensi);
  • Bisa berkesempatan untuk bergabung dan bekerja bersama DeviantART,inc seperti yang dituliskan di situsnya “Kami selalu mencari individu-individu cerdas dan berbakat untuk bergabung dengan tim kami. Daftar sekarang!”.

          Kekurangan DeviantArt:
          Kekurangan situs ini adalah dalam segi kecepatan dalam menampilkan halaman karena situs ini
          banyak sekali menampilkan gambar dan karya animasi sehingga membutuhkan koneksi yang 
          cukup mendukung , apabila koneksi anda lemah maka anda akan dibuat ribet sendiri untuk 
          merefresh situs ini berulang-ulang kali sampai semua gambar terdisplay secara sempurna, 
          selain itu  ada beberapa fitur eksklusif yang tidak dapat digunakan walaupun kita telah menjadi 
          member situs  tersebut , untuk mendapatkannya kita harus menjadi Premium Member dengan 
          membayar beberapa  puluh dollar amerika pertahun atau perbulannya.

           5.      Keamanan
  • DeviantArt melindungi data pribadi, terlebih ketika kita memberikan informasi seperti nomor kartu kredit misalnya untuk kepentingan DeviantArt-shop, DeviantArt mengenkripsi transmisi menggunakan SSL ( " Secure Socket Layer " ) teknologi untuk melindungi data tersebut. DeviantArt menjaga informasi pribadi yang kita berikan pada server yang dilindungi oleh firewall dan sarana teknologi lainnya terhadap gangguan atau akses yang tidak sah. 
  • Adanya filter untuk mengupload suatu konten, apakah content tersebut merupakan kategori konten dewasa atau content umum.
  • Creative Commons ( CC ) lisensi adalah salah satu dari beberapa lisensi hak cipta publik yang memungkinkan distribusi bebas dari sebuah karya yang dilindungi hak cipta . Lisensi CC digunakan ketika seorang penulis ingin memberikan hak untuk berbagi , mendistribusikan atau menggunakan hasil karya yang telah mereka menciptakan. CC memberikan fleksibilitas kepada penulis ( misalnya , mereka mungkin memilih untuk hanya mengijinkan penggunaan non-komersial saja ) dan melindungi orang-orang yang menggunakan atau mendistribusikan karya penulis, sehingga mereka tidak perlu khawatir tentang pelanggaran hak cipta , selama karena mereka mematuhi kondisi yang ditentukan dalam lisensi oleh yang penulis mendistribusikan pekerjaan.


           6.      Pemanfaatan dan Pengembangan Masa Depan
Dengan inovasi-inovasi dari DeviantArt, saya percaya dimasa depan akan lebih banyak fitur baru yang bermanfaat untuk kesejahteraan para anggota. Seperti fitur terakhir yang baru-baru ini dirilis yaitu MURO (meja gambar berbasis HTML5).
Dalam angan saya pribadi, saya menginginkan sebuah fitur semacam tutorial interactive untuk belajar bagaimana cara yang baik dan benar dalam menciptakan sebuah karya, entah itu karya yang diciptakan secara manual atau menggunakan teknologi computer. Gagasan saya ini berdasar dari adanya angota-anggota DeviantArt yang menyukai seni gambar namun belum mahir dan memiliki keinginan untuk belajar.

            7.      Sumber


                                              CONTOH karya dari komunitas DeviantArt



Rostiya Ayu
58412450
2IA26 
Tugas Web Science




Rabu, 09 Oktober 2013

“New Media: 3D Printing”

Mata Kuliah: Pengantar Tek. Internet dan New Media
Dosen          : Lintang Yuniar Banowosari


KELOMPOK






Nama  :
1.                     Rostiya Ayu          (58412450)
2.                     Ula Susilawati      (58412455)

Kelas  : 2IA26



UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSATRI, JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA



--------------------------------------------------------------------------------------------------------------




KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya yang telah dilimpahkan kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “New Media: 3D Printing” yang merupakan salah satu tugas dari mata kuliah Pengetahuan Teknologi Internet dan New Media pada semester tiga.
Dalam makalah ini kami membahas mengenai sejarah, cara kerja, kehebatan dan manfaat dari teknologi 3D Printing dalam kehidupan manusia, terutama dalam bidang kesehatan.

Dalam menyelesaikan makalah ini, kami telah mendapat banyak referensi dari beberapa pihak dan media. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini kami ingin menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu kami dalam menyediakan referensi guna mempermudah penulisan makalah ini sehingga makalah ini dapat terselesaikan dalam waktu yang tepat. Terima kasih juga kepada ibu Lintang selaku dosen Pengetahuan Teknologi Internet dan New Media yang telah memberikan tugas ini sehingga pengetahuan kami tentang new media atau teknologi terbaru makin bertambah dan hal itu sangat menarik juga sangat bermanfaat.
  
Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, namun demikian telah memberikan manfaat bagi kami. Akhir kata kami berharap makalah ini dapat bermanfaat pula bagi para pembaca. Kritik dan saran yang bersifat membangun akan kami terima dengan senang hati.


Jakarta, 09 Oktober 2013


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------



                                                            DAFTAR ISI

Kata Pengantar                                                                                                                        
Daftar Isi                                                                                                                                 
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang                                                                                                     
B.     Rumusan Masalah                                                                                                
C.     Tujuan Makalah                                                                                                   
D.    Manfaat Penulisan Makalah                                                                                 
BAB II PEMBAHASAN
      A.    Sejarah Singkat 3D Printing                                                                                                  
      B.     Cara Kerja 3D Printing                                                                                                          
      C.     Kehebatan dan Manfaat dari Teknologi 3D Printing dalam
       Bidang Kesehatan                                                                                                                   
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
      A.    Kesimpulan                                                                                                                           
      B.     Saran                                                                                                                                    
BAB IV DAFTAR PUSTAKA


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------



BAB I
PENDAHULUAN

       A.    Latar Belakang 
    Pernahkah Anda membayangkan Anda bisa membuat mobil dengan menggunakan printer? Atau melakukan transplantasi dengan printer? Ya, itulah 3D Printing. Additive Manufacturing atau lebih dikenal dengan 3D Printing adalah sebuah proses untuk membuat objek konkrit 3 dimensi dengan bentuk apapun dari model digital yang ada. Teknik dari 3D Printing ini perlahan-lahan memasuki dunia modern.

    Awalnya kita hanya mengenal istilah Printer, yaitu sebuah alat/Hardware (perangkat keras) yang terhubung langsung dengam mesin computer. Printer sendiri berfungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan-tampilan lainnya dari computer ke media kertas atau sejenisnya. Sedangkan 3D Printing membentuk objek tiga dimensi solid yang berasal dari file digital dan dapat me-print bentuk 3 Dimensi apapun yang diinginkan. Dimulai dari sepatu, mainan, perhiasan sampai dengan organ tubuh manusia.

   Dari kemampuan itulah 3D Printing disebut-sebut sebagai teknologi terbaru yang akan mampu mengubah dunia termasuk dalam bidang kesehatan. Oleh karena itu, dalam makalah ini kami mengangkat masalah 3D Printing. Dengan menyusun makalah mengenai sejarah, cara kerja, kehebatan dan manfaat dari teknologi 3D Printing dalam bidang kesehatan, Kami mencoba memberi gambaran kepada pembaca mengapa 3D Printing ini diramalkan bisa mengubah dunia.


------------------------------------------------------------------------------------------------------



           A.    Rumusan Masalah

Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini diantaranya:
1.      Bagaimana sejarah mengenai teknologi 3D Printing?
2.      Bagaimana cara kerja dari teknologi 3D Printing?
3.      Seperti apa kehebatan dan manfaat dari teknologi 3D Printing dalam bidang kesehatan?

           B.     Tujuan Makalah

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk:
1.      Mengetahui sejarah mengenai teknologi 3D Printing.
2.      Mengetahui cara kerja dari teknologi 3D Printing.
3.    Mengetahui apa saja kehebatan dan manfaat dari teknologi 3D Printing dalam bidang    kesehatan.

           C.    Manfaat Penulisan Makalah

1.  Ada banyak manfaat yang baik dari penulisan makalah ini, diantaranya yaitu melatih kreatifitas mahasiswa dalam menuangkan ide-idenya, membiasakan mahasiswa untuk belajar secara mandiri, dan secara tidak langsung penulis juga dilatih untuk menerapkan kemampuan berpikir secara logis-sistematis, kemampuan membahasakan dengan baik dan benar.
2.  Bukan hanya berguna bagi penulis saja tapi juga sebagai referensi dan sumbangan   pengetahuan bagi para pembaca.


------------------------------------------------------------------------------------------------------



BAB II
PEMBAHASAN

     A.    Sejarah Singkat 3D Printing

 

Pada awalnya 3D printing lebih dikenal dengan istilah Rapid Prototyping, yaitu sebuah proses dimana seorang Engineer akan mendesign file CAD ( Computer Aided Design )lalu mengirimnya ke mesin untuk membuat benda nyatanya. Tapi sayangnya material yang digunakan tidaklah cukup kuat untuk disebut sebagai sebuah produk, lebih tepat disebut sebuah model untuk menggambarkan bentuk nyatanya.
3D printing mulai berhasil ketika sebuah perusahaan desain 3D menemukan material baru yang disebut nanocomposite, yaitu gabungan dari berbagai material plastik dan besi. Sehingga kita dapat merasakannya menyerupai besi dan pada tahun 1986, Charles W. Hull memiliki hak paten atas teknologi 3D Printing.
Berdasarkan penemuan inilah sehingga 3D printing sekarang ini dapat dimanfaatkan dalam banyak bidang, seperti membuat bagan-bagian mobil yang rusak, membuat organ tubuh untuk aplikasi medis dan sebagainya.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
     A.    Cara Kerja 3D Printing

Berikut ini adalah teknik-teknik atau cara kerja 3D Printer:
1.  Stereolithography (SLA) adalah teknik pertama untuk 3D Printing. Caranya adalah menambahkan layer terus menerus pada bahan photopolymer menuju keatas. Material yang digunakan pada awalnya adalah liquid (cairan) dan akan mengeras ketika liquid tersebut terkena sinar ultraviolet.
2.  Digital Light Processing (DLP) adalah teknik yang hampir sama dengan SLA yang membuat bahan liquid mengeras dengan sinar ultraviolet. Tetapi, pada proses penyinaran digital, objek pada  awalnya berbentuk liquid yang penuh. Sebagian dari liquid tersebut akan disinari, yang tentu saja akan mengeraskan liquid tersebut, lalu objek yang mengeras akan tenggelam kebawah dan menaikkan liquid selanjutnya. Proses ini terus menerus dilakukan hingga objek 3D tersebut berhasil dibuat.
3. Selective Laser Sintering (SLS) menggunakan tenaga yang sangat tinggi untuk menggabungkan berbagai material, seperti plastik, gelas, keramik, dan metal menjadi output 3D.
4.  Electron Beam Melting (EBM) adalah proses dari 3D Printing untuk bahan metal. Prosesnya di sebuah vakum dan memulai prosesnya dengan menyebarkan sebuah layer dari metal powser (lebih sering menggunakan titanium). Electron beam akan mencairkan powder menjadi layer yang keras. Objek yang dibuat dengan teknik ini akan sangat kuat.
5.      Multi Jet Modelling (MJM) mempunyai cara kerja yang sama dengan inkjet printer. Ia menyebarkan sebuah layer dari resin powder dan menyemprotkan sebuat lem yang mempunyai berbagai warna dan akan mengeras pada satu layer. Multi Jet Modelling sangatlah berguna karena sangat cepat dan mendukung penyediaan warna.
6.      Fused Deposition Modelling (FDM) menggunakan bahan nozzle yang dipanaskan dan akan melelehkan bahan seperti plastik pada hasil outputnya. Nozzle tersebut akan berpindah secara horizontal dan vertikal yang diatur oleh komputer. Ketika material keluar dari nozzle, material tersebut akan mengeras.
7.  Semua aktivitas 3D Printing kebanyakan akan menggunakan STL File. STL File merupakan format 3D modelling yang membuat 3D Printer melakukan tugasnya dengan nyaman dan efektif untuk memotong objek dari layer pada saat print. Kebanyakan file STL dibuat oleh Computer Aided Design (CAD).
8.  Berbeda dengan mencetak benda-benda mati, 3D Printer dengan material sel hidup (bioprinting) akan mengeluarkan output berupa sel dan gel larut untuk mendukung dan melindungi sel selama pencetakan. Semua sel keluaran bioprinters dari kepala bioprint yang bergerak kiri dan kanan, bolak-balik, naik dan turun, dalam rangka untuk menempatkan sel-sel persis di mana diperlukan. Selama periode beberapa jam, ini memungkinkan obyek organik besar yang akan dibangun dari banyak lapisan yang sangat tipis.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------



     A.    Kehebatan dan Manfaat dari Teknologi 3D Printing dalam Bidang Kesehatan

Teknologi 3D Printing tidak hanya bermanfaat dibidang industry saja, tetapi juga sangat bermanfaat dibidang kesehatan. Telah banyak orang yang dapat merasakan manfaat dari teknologi terbaru ini. Berikut ini adalah beberapa kehebatan dari 3D Printing:
1.      Tangan Robot


Tangan robot diciptakan untuk membantu orang-orang yang tidak memiliki jari-jari tangaan. Tangan robot yang dicetak menggunakan 3d printing ini dapat disesuaikan dengan bentuk tangan pengguna tangan robot itu sendiri.
Salah satu pengguna yang sudah merasakan kehebatan tangan robot ini adalah Liam,seorang anak berusia 5 tahun yang mendapat hadiah terbaik dalam hidupnya. Hadiah fungsional, berupa tangan kanan nyaman baru. Tangan ini dicetak menggunakan 3d printer dengan menggunakan material plastic PLA, yang cukup kuat untuk penggunaan sehari-hari Liam. Hal ini dikendalikan oleh gerakan pergelangan tangan, lengan dan tangan melalui kabel dan return bungees.
Tiga hari setelah menerima tangan barunya, Liam sudah bisa melakukan beberapa hal dengan tangan kanannya, bermain bola di kamar, sama dengan apa yang anak lainlakukan dengan usianya sekarang. Ia bahkan dapat mengambil sebuah objek kecil dan sulit seperti koin!
Desain Robohand Liam dibagi secara gratis di Thingiverse dengan lisensi publik-domain. Richard dan Ivan berharap bahwa orang-orang yang tidak memiliki akses ke prosthetics komersial yang mahal sekarang dapat menggunakannya secara gratis.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------



2.      Rekonstruksi Wajah


 
Empat tahun yang lalu Eric Moger(60 tahun) pergi untuk operasi rutin guna menghilangkan polip di hidungnya. Tapi kemudian Dokter menemukan tumor berukuran bola tenis bersarang di belakang hidung dan mata kirinya. Cepat saja Eric didiagnosis menderita Skuamosa Carsinoma Cell (SCC) dan dokter harus membuang sebagian besar dari sisi kiri wajahnya, termasuk matanya, dengan tujuan untuk menyingkirkan kanker itu. Bagian dari palet atasnya juga dihilangkan, dan itu membuat Eric tidak dapat makan atau minum secara normal.
Kemudian Eric bebas kanker, tetapi wajahnya rusak permanen karena operasi. Dia mulai spiral ke dalam dan depresi, iamenolak untuk meninggalkan rumah dan menunda pernikahan yang telah direncanakan dengan tunangannya, Karen.
Selama empat tahun berikutnya Eric memiliki delapan operasi rekonstruksi gagal. Sebagai usaha terakhir, ia setuju untuk tampil di sebuah reality show Inggris yangmempertemukannya dengan seorang profesor bedah gigi Andrew Dawood dari London.
Dawood menggunakan scanner digital untuk menangkap wajah Eric dan kemudian menggunakan perangkat lunak digital untuk merancang sebuah topeng palsu. Virtual desain disalin dari sisi kanan wajah Eric dan dibalik sehingga sisi kiri akan cocok. Selanjutnya, Dawood menggunakan printer 3D untuk membuat cetakan nilon.
Proses desain dan percetakan memakan waktu sekitar enam minggu. Dia merancang sebuah perancah yang bisa dimasukkan ke dalam rongga wajah Eric untuk menenpelkan topeng di tempatnya dan menciptakan implan mulut yang akan menutup mulut Eric dan memungkinkan dia untuk makan dan minum secara normal.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------



3.      Exoskeleton

Perkembangan teknologi printer 3D saat ini telah mampu membuat lengan buatan untuk penyandang cacat. Seorang gadis kecil berusia 2 tahun bernama Emma memiliki penyakit langka yang dikenal sebagai Anthrogryposis.
Namun kini gadis 2 tahun itu mampu menjalani aktivitasnya tanpa harus tergantung dengan orang lain. Lantaran berkat hasil cetakan printer 3D yang diberi nama Wilmington Robotic Exoskeleton atau WREX.
WREX (Wilmington Robotic Exoskeleton) adalah hasil rapid prototyping yang dicetak dengan teknologi printer 3D. WREX menempel pada tubuh penderita dan menggunakan pita elastis dan pelat logam untuk memberikan kekuatan buatan agar dapat membantu penggunanya bergerak atau menggerakkan anggota bagian tubuhnya.
WREX mampu membuat bagian tubuh yang cacat menjadi bagian tubuh buatan yang normal dimana hasil cetakan bagian tubuh tersebut bisa disesuaikan dengan ukuran penggunanya. Selain itu WREX juga dapat di-resize atau diubah ukurannya sesuai kebutuhan dan di print ulang. Sejauh ini sudah 15 anak yang menggunakan WREX termasuk Emma.
  

 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------



4.      Rongga Trakea

 
Kaiba lahir di Akron, Ohio dengan cacat lahir yang disebut tracheobronchomalacia, suatu kondisi yang menyebabkan saluran udara sering runtuh, sering mengakibatkan Kaibasama sekali tidak dapat bernapas. Kondisinya akhirnya menjadi kritis dan ia dilarikan ke University of Michigan Medical Center di mana dokter Glenn Green dan Scott Hollister menggunakan 3-D printing untuk membuat belat untuk menahan napas Kaiba agar tetap terbuka.
Green, profesor THT pediatrik, mengatakan pemikiran di balik obat Kaiba adalah menemukan cara untuk menggantikan trakea Kaiba untuk sementara. "Kaiba memiliki tracheobronchomalacia terburuk yang pernah kulihat pada bayi," kata Green. Sekitar satu hari setelah Kaiba dibawa ke Ann Arbor, Hollister, profesor bedah mulut dan profesor teknik biomedis, mampu membangun belat atas trakea Kaiba menggunakan printer 3-D, sebuah perangkat yang menggunakan sistem laser-centering untuk mengukir benda-benda fisik yang dirancang pada komputer.
Keduanya, Green dan Hollister mengatakan efeknya terbilang cepat dan paru-paru Kaiba mulai mengembang dan mengempis secara normal. Belat Kaiba ditempatkan di luar trakea, dan terbuat dari bahan biodegradable yang akan larut setelah jaringan itu tumbuh dan sehat.
5.      Meramalkan penyakit dimasa depan


90 tahun lalu arkeolog asal inggris howwald carter membongkar mumi mesir, yang sampai sekarang masih awet dan utuh. Proses pembongkaran peti mati mumi membutuhkan kerja yang super hati-hati. Namun kini arkeolog dapat meminimalisir kerusakan mumi asli dalam peti, yaitu dengan cara memindai isi dalam peti yang selanjutnya di cetak menjadi patung mumi plastic berukuran sama, dengan menggunakan 3D Printer. Kehadiran 3D Printer diharapkan juga mengungkap informasi lebih tentang mumi mesir yang misterius, seperti penyakit yang diderita di masa lampau yang dapat membantu meramalkan penyakit di masa depan.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------



6.      Bioprinting


 
Bioprinting adalah suatu teknologi pembuatan organ atau jaringan tubuh makhluk hidup buatan dengan menggunakan divais 3D printing. Tujuannya dalam jangka panjang adalah untuk menggantikan organ atau jaringan tubuh yang rusak.
Pada 2002, Professor Makoto Nakamura, seorang dokter, menyadari bahwa printer jet dapat menghasilkan ribuan sel per detik, sebagai ganti dari tinta, dan membangun organ dalam 3D. Di tahun 2008, Nakamura berhasil membuat biotubing, semacam pembuluh darah, dengan printer jet.
Selain Nakamura, pada 2008, Professor Gabor Foracs dari Organovo mencoba bioprinting pembuluh darah dan jaringan untuk jantung dari sel ayam dengan menggunakan printer yang memiliki 3 head. Ketiga head masing-masing berisi sel jantung, sel endothelial, dan kolagen sebagai kerangka.
Bagaimana proses bioprinting?
Tahap persiapan / desain:
Citra dari MRI maupun CT scan dapat digunakan untuk mendapatkan gambaran detail mengenai jaringan atau organ yang akan dicetak dengan bioprinting. Selanjutnya dibuat secara detail lapisan demi lapisan organ atau jaringan yang akan dicetak, termasuk jenis sel yang ada di tiap lapisan tersebut, dengan menggunakan software khusus.
Tahap printing:
Proses printing dilakukan dengan mencetak biopaper, yang terbuat dari kolagen, gelatin, atau hydrogel lainnya, sebagai kerangka pendukung terlebih dahulu. Kemudian, sel tubuh yang akan dicetak pada lapisan pertama dicetak pada biopaper. Lapisan ini kemudian harus dikeringkan dengan menggunakan sinar UV sebelum diberi lapisan biopaper dan lapisan sel tubuh lainnya. Demikian seterusnya dilakukan hingga seluruh lapisan dari desain yang telah dibuat tercetak dan membentuk jaringan maupun organ yang utuh.
Nantinya lapisan biopaper dapat dihilangkan dan lapisan sel yang telah dicetak akan menyatu secara alamiah dalam beberapa waktu.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------



BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
     A.   Kesimpulan 
      Aditif manufaktur atau 3D Printing adalah proses pembuatan tiga dimensi benda padat dan hampir semua bentuk dari model digital . Pencetakan 3D ini dicapai dengan menggunakan proses aditif, di mana lapisan berturut-turut bahan yang ditetapkan dalam bentuk yang berbeda. 3D Printing  juga dianggap berbeda dari cara tradisional teknik mesin, yang sebagian besar bergantung pada penghapusan materi dengan metode seperti memotong atau pengeboran (proses subtraktif). 
    
    3D printing sekarang ini dapat dimanfaatkan dalam banyak bidang, seperti membuat bagan-bagian mobil yang rusak, membuat organ tubuh untuk aplikasi medis dan sebagainya. Untuk material3D Printing sendiri sebenarnya selalu dapat disesuaikan dengan apa yang akan kita cetak. Contoh untuk mainan miniature digunakan material plastic silicon biasa, untuk industry mobil dan pesawat jet digunakan material yang lebih kuat seperti nanocomposite, dan untuk organ manusia digunakan material dari sel-sel hidup khusus. Ada beberapa teknik atau cara kerja 3D Printing, yaitu dengan Stereolithography, Digital Light Processing, Selective Laser Sintering, Multi Jet Modelling, Fused Deposition Modelling, menggunakan STL File, dan Bioprinting yaitu suatu teknologi pembuatan organ atau jaringan tubuh makhluk hidup buatan dengan menggunakan divais 3D printing. Diantara manfaat 3D Printing dalam aplikasi medis yaitu untuk Rekontruksi tubuh, Exoskeleton, membuat Rongga Trakea, dan Bioprinting.

     B.   Saran
1.  Manfaatkan teknologi baru dengan sebaik-baiknya dan tidak menyalahi aturan, karena selalu terdapat dua sisi dari semua teknologi yang sudah diciptakan sampai sekarang ini. Yeitu sisi baik dan sisi buruknya. Sebenarnya sisi baik dan buruk itu bukan semata-mata dari teknologi itu sendiri, melainkan dari campur tangan manusia yang kurang bertangung jawab. Termasuk juga dalam teknologi 3D Printer ini, beberapa kelompok orang menyalah gunakan teknologi ini untuk menciptakan senjata illegal.
2. Agar dapat mengerti bagaimana 3D printing dapat bekerja, jangan membayangkan bagaimana printer biasa bekerja. Printer biasa hanya akan menempelkan tinta diatas kertas, tapi 3D Printer akan menimpa lapisan demi lapisan dari material nanocomposite untuk menciptakan objek nyata dan konkrit. Berbeda pula dengan teknologi seperti pada mesin CnC (computer numerical control) yaitu substractive manufacturing, 3D printing menganut teknologi additive manufacturing di mana objek terbangun dengan membentuk layer per layer material, bukan membuang material seperti pada laser cutting/milling machine. Pada mesin yang sangat advanced, dimensi objek yang dibentuk dapat sangat besar dan memiliki resolusi yang sangat tinggi pula.


BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
     5.      http://www.gpisprototype.com/
     6.      www.youtube.com